Live Stream Bandung 132 TV


Trafik Penerbangan BIJB Turun, Dirut: Terkendala Tol Cisumdawu

Rumusnya disitu, jadi tidak ada Covid-19 pun bangkitnya tidak seperti yang diharapkan.

Bandarudara Internasional Jawa Barat (PT BIJB). (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Tak hanya pandemi Covid-19, belum rampungnya Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) menjadi salah satu menurunnya trafik penerbangan di Bandara Kertajati, Majalengka.

Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (PT BIJB), Salahudin Rafi mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini adalah akses Tol Cisumdawu menuju Kertajati. Oleh karena itu, dia meminta perhatian khusus dari pihak terkait untuk membangkitkan trafik penerbangan di Bandara Kertajati.

Baca Juga:

Ingat! Warga Kota Bekasi Dilarang Ziarah Kubur Pada Hari Raya Idul Fitri

Simak! Inilah Rambu Pelaksanaan Ibadah Idul Fitri dari Satgas Covid-19



"Kenapa tol Cisumdawu? Kalau bandara itu punya daerah cakupan. Namanya Catchment Area. Nah, catchment Bandara Kertajati itu dari Karawang ke Kertajati, Jawa Tengah bagian Barat ke Kertajati. Sama halnya Bandung. Itu diman nya 6,5 juta penumpang pertahun," kata Rafi di Bandung, Jumat (6/11/2020).

Dia menjelaskan, akses menuju bandara sangat dipertimbangkan dalam berpergian oleh wisatawan maupun pekerjaan dinas keluar kota. Sehingga, lanjut Rafi, lebih memilih Bandara lain yang akses perjalanannya tidak memakai waktu lama.

"Karena aksesnya ke Bandara Kertajati itu masih diatas 90 menit. Sehingga penumpang masih memilih bandara lain," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PT BIJB Tarif Penerbangan BIJB Dirut BIJB Tol Cisumdawu Jabarnews Berita Jawa Barat berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi