JMN Channel


Lindungi PMI, BP2MI: Banyak Pengkhianat Bangsa Masuk Desa

BP2MI tidak dapat bekerja sendiri untuk melawan oknum-oknum pengkhianat bangsa.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani saat Press Conference di Bandung, Rabu (11/11/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Dalam rangkaian peringatan Hari Pekerja Migran Indonesia atau Migrant Day, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mulai bergerak ke daerah Jawa Barat, dengan mengambil tema 'Melindungi PMI dari Ujung Rambut Hingga Ujung Kaki'.

"Ini adalah wujud komitmen BP2MI untuk memberikan pelindungan menyeluruh, karena Provinsi Jawa Barat ini penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) proseduralnya tinggi. Namun, pengiriman ilegal juga tidak bisa dianggap sepele," kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat Press Conference di Bandung, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga:

Menikmati Keindahan Alam Di Tempat Wisata Curug Bibijilan Sukabumi

Sesar Cimandiri Intai Empat Kecamatan, Warga Diminta Tak Dirikan Bangunan Tanpa Izin



Dia mengatakan, banyak sindikat-sindikat dan oknum-oknum pengkhianat bangsa yang mencari mangsa PMI hingga ke desa-desa. Oleh karena itu, BP2MI tidak dapat bekerja sendiri untuk melawan oknum-oknum pengkhianat bangsa tersebut.

Benny mengungkapkan, peran aktif purna PMI, keluarga PMI dan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jabar dalam pelindungan PMI sangat diapresiasi.

"Bahkan mereka terlibat aktif dalam pelindungan sebelum Komunitas Keluarga Buruh Migran atau yang biasa disebut KKBM terbentuk. Saat ini sudah ada 11 KKBM dengan 33 pendamping PMI yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota di Jawa Barat" ungkapnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : BP2MI: PMI Pekerja Migran Indonesia PMI Ilegar TKW Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Revitalisasi Stasiun Bekasi Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Soal Pemekaran Bogor Timur, Ini Kata Ade Yasin

Gempar! Warga Kaget Temukan Hewan Mirip Dajjal di Purwakarta

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi