BLT Dana Desa Ditiru Sejumlah Negara di Dunia

Indonesia tidak menyadari telah menjadi pelopor ide jaring pengaman sosial komplementer seperti ini.

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar (Gus Menteri). (Foto: Kemendes PDTT)

JABARNEWS | JAKARTA - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ternyata telah ditiru oleh sejumlah negara di dunia. Hal ini diungkap oleh Adjunct Professor dari Georgetown University Scott Guggenheim.

Scott Guggenheim mengatakan, saat ini banyak negara ingin meniru BLT Dana Desa dan Indonesia tidak menyadari telah menjadi pelopor ide jaring pengaman sosial komplementer seperti ini.

Baca Juga:

Gus Menteri: SDGs Desa Mengharuskan Desa-desa Lakukan Pendataan Secara Mikro

Kemendes PDTT Fokus Anggaran 2021 untuk SDGs Desa



"Di Negara Mana lagi 2,7 juta Kepala Rumah Tangga Perempuan bisa mendapatkan bantuan tunai semasa pandemi seperti ini?" kata Scott.

Hal ini diungkap oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Menteri Halim paparkan hingga 8 November penggunaan dana desa untuk Desa Tanggap Covid-19 Rp3.170.295.090.907, Padat Karya Tunai Desa Rp10.546.404.905.108, Pembangunan infrastruktur lainnya Rp5.295.061.949.105 dan Dana Desa untuk BLT Dana Desa sebesar Rp18.493.069.800.000.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Gus Menteri Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Georgetown University Scott Guggenheim Dana Desa BLT Dana Desa Jaring Pengaman Sosial Penerima BLT Dana Desa Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi