FOWAPTI dan PMII Bekasi Geruduk Kantor Ombudsman RI

Tidak adanya kejelasan terkait Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) dari pihak Ombudsman RI perihal kasus Tanah Pilar yang dinilai maladministrasi.

Massa FOWAPTI dan PMII Kabupaten Bekasi serta Kota Bekasi melakukan unjuk rasa di depan Kantor Ombudsman RI, di Jakarta, Selasa (17/11/2020). (Foto: Ahmad/JabarNews)

JABARNEWS | JAKARTA - Forum Warga Pilar Tertindas (FOWAPTI) dan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bekasi serta Kota Bekasi melakukan unjuk rasa di depan Kantor Ombudsman RI, di Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Aksi tersebut dikarenakan tidak adanya kejelasan terkait Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) dari pihak Ombudsman RI perihal kasus Tanah Pilar yang dinilai maladministrasi.

Baca Juga:

Ombudsman Jabar Buka Lowongan Kerja di Tiga Formasi Ini, Pendidikan Minimal SMA

Ombudsman Jabar Tindaklanjuti Aduan Soal Penahanan Ijazah Sekolah



"Aksi ini kami lakukan untuk mengetuk hati nurani pihak Ombudsman RI perihal kelalaian dalam penanganan kasus Tanah Pilar yang terindikasi maladministrasi, dan ironinya kami menunggu hingga 1 tahun lebih, ini ada apa?," kata Naseh Kamaludin selaku Koordinator Aksi, Selasa (17/11/2020).

Naseh mengungkapkan, satu tahun bukan waktu yang sebentar, harusnya Ombudsman sudah mampu mengeluarkan laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP).

"Apa salah kemudian kami menduga-duga bahwa Obudsman bermain mata dengan pihak lain yang sedang berlawanan dengan kami, atau memang kerja Ombudsman ini melempem dan lamban," tambahnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Ombudsman Forum Warga Pilar Tertindas FOWAPTI PMII Kabupaten Bekasi PMII Kota Bekasi Maladministrasi Tanah Pilar Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi