Soal Kebijakan Penanganan Covid-19, Ini Kata Satpol PP Jabar

Satpol PP Jabar memiliki wilayah secara langsung yang menjadi aset Pemprov

Kepala Satpol PP Jabar, M Ade Afriandi saat ditemui di kantornya Satpol PP Jabar, Rabu (18/11/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Provinsi Jawa Barat, M Ade Afriandi mengatakan bahwa perlunya kecerdasan dalam melakukan tindakan dan merumuskan kebijakan penanganan Covid-19.

Dia menyatakan bahwa hal tersebut perlu dilakukan mengingat Satpol PP Jabar itu tidak punya wilayah hukum. Pasalnya, setiap daerah otomom (kabupaten/kota) Pemerintah Provinsi (Pemprov) memiliki Satpol PP masing-masing.

Baca Juga:

Liga Belum Jelas, Pemain Persib Terobati Piala Menpora 2021

Ridwan Kamil Sebut Kampung Tangguh Jaya Tekan Laju Penularan Covid-19 di Bodebek



"Yang perlu dilakukan itu kecerdasan dalam melakukan tindakan dan merumuskan kebijakan bersama. Nah, itu yang akhirnya kami jalankan," kata saat ditemui di kantornya Satpol PP Jabar, Rabu (18/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa sebenarnya Satpol PP Jabar memiliki wilayah secara langsung yang menjadi aset Pemprov. Ade menyebut lokasi yang masuk ke wilayahnya diantaranya; Gedung Sate, Gedung DPRD Jabar, Monumen Perjuangan, dan Gasibu.

"Nah, itu menjadi lokasi wilayah Satpol PP keluar dari Satpol PP itu wilayah kota Bandung," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Satpol PP Jabar Kebijakan Covid-19 Penanganan Covid-19 Pemprov Jabar Gedung Sate Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini Jawa Barat Berita Hyperlokal Berita Jabar Jabar

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Bawaslu Jabar Klaim Pilkada 2020 Berjalan Sesuai Harapan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi