Negrit Sebut Aktivitas Persiapan Pemilu Harus Sesuai Siklus

Bawaslu dan KPU akan mempersiapkan bagaimana aktivitas untuk Pemilu berikutnya

Network for Democracy and Electoral Integrity (Negrit), Ferry Kurnia Rizkyansyah saat ditemui di Bandung, Rabu (18/11/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Network for Democracy and Electoral Integrity (Negrit) menyebut aktivitas Penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) harus sesuai siklus lima tahunan. Sebab, proses teksni Pemilu hanya satu tahun.

Direktur Eksekutif Negrit, Ferry Kurnia Rizkyansyah mengatakan, siklus tersebut pada tahap proses evaluasi selama satu tahun serta tiga tahun persiapan Pemilu berikutnya.

Baca Juga:

Solusi Macet, Pembangunan Jalur Puncak II Akan Dilanjutkan

Polres Sumedang Sita Ratusan Liter Misras Oplosan yang Sudah Dikemas Siap Edar



Dia mencontohkan, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung pada tahun 2019 sudah selesai, maka tahun ini masuk proses evaluasi.

"Dari hasil evaluasi tersebut nanti akan didesain menjadi aturan UU. Maka berikutnya, Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mempersiapkan bagaimana aktivitas untuk Pemilu berikutnya," kata Ferry di Bandung, Rabu (18/11/2020).

Dia menjelaskan, sebenarnya tidak ada ruang atau celah bagi penyelenggara untuk tidak beraktivitas, apalagi dalam konteks persiapan. Bahkan, lanjut Ferry, di Negara manapun terkait masa persiapan itu harus banyak dan panjang.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Negrit Bawaslu KPU Pemilu Pilkada Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini Jawa Barat Berita Hyperlokal Berita Jabar Jabar

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Satgas Covid-19: Jangan Lelah Terapkan Protokol Kesehatan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi