aqua

Meski Tak Sesuai Harapan, Buruh KBB Syukuri Usulan UMK 2021

Dalam rapat Dewan Pengupahan, buruh mengusulkan kenaikan 8,51 persen untuk UMK tahun depan, dari UMK KBB saat ini sebesar Rp Rp3.143.427,29.

Unjuk rasa buruh Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Yoy/Jabarnews)

Alasan lainnya ialah terkait Surat Edaran (SE) Menteri Ketenakerjaan Nomor M/11/HK.04/2020 terkait Upah Minimum Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang menyatakan tidak ada kenaikan upah.

"Kalau bicara puas atau tidak, pasti tidak, karena awalnya buruh minta kenaikan 8,51 persen. Namun, karena kondisi sedang Covid-19, buruh akhirnya bisa menerima, walau kenaikannya tidak sesuai tuntutan," tuturnya.

Baca Juga:

Berikut, Jenis Makanan Pembenteng Tubuh dari Virus Corona

Ini Kabar Gembira untuk Guru Ngaji di Kota Bogor



Pertimbangan lainnya, kata Deni, ialah karena hampir semua daerah tetangga, khususnya di Bandung Raya, juga menghasilkan kenaikan UMK tahub 2021 di kisaran 3-4 persen.

Oleh karena itu, dia menyatakan bahwa buruh akan tetap mengawal rekomendasi kenaikan UMK di tingkat provinsi, karena keputusan terkait UMK 2021 ditentukan oleh gubernur.

"Kabupaten kan hanya merekomendasikan, keputusannya di Gubernur. Semoga rekomendasi kenaikan UMK ini disetujui, dan pandemi Covid-19 bisa segera selesai agar industri kembali bergairah," tukasnya. (Yoy)
Halaman sebelumnya  1 2
Tags : UMK 2021 UMK KBB Dewan Pengupahan Apindo Deni Ahmad Gumilar Kabupaten Bandung Barat Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Waduh, Lonjakan Kasus Covid-19 di Bandung Cukup Darurat

MUI Bahas Empat Fatwa di Munas ke-10

Tiga Warga Petamburan Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi