Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Bandung Sayangkan KASN karena Hal Ini

Dugaan pelanggaran netralitas ASN di Kabupaten Bandung merupakan yang terbanyak dibandingkan tujuh daerah lain yang menggelar Pilkada 2020 di Jawa Barat.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia. (Foto: Dok/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG - Sebanyak 25 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung diduga melakukan pelanggaran netralitas ASN di Pilkada 2020. Sebanyak lima ASN telah diputus bersalah oleh Komisi ASN (KASN).

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Hedi Ardia menyatakan, pihaknya telah menyampaikan dugaan pelanggaran tersebut ke KASN.

Baca Juga:

Terdampak Covid-19, Tingkat Kunjungan Wisatawan di KBB Terjun Bebas

Ada 595 Orang Positif Covid-19 di KBB, RS Rujukan Nyaris Penuh



"Dari jumlah tersebut, baru lima yang telah ada putusan dari KASN dan baru dua yang telah ditindaklanjuti oleh Bupati Bandung," kata Hedi, saat dihubungi wartawan, Senin (23/11/2020).

Menurut dia, angka dugaan pelanggaran netralitas ASN di Kabupaten Bandung tersebut merupakan yang terbanyak dibandingkan tujuh daerah lain yang menggelar Pilkada 2020 di Jawa Barat.

Hedi menjelaskan, dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut ialah berupa pemberian dukungan kepada salah satu pasangan calon. Padahal, ASN dilarang terlibat dalam politik praktis.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Netralitas ASN Pelanggaran Pilkada Pilkada 2020 Pilkada Kabupaten Bandung Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia Kabupaten Bandung Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi