Banyak ASN Tak Netral di Pilkada Kabupaten Bandung, Ini Jawaban BKPSDM

Pemkab Bandung hanya akan menjatuhi sanksi kepada ASN yang terbukti melakukan pelanggaran, sesuai dengan rekomendasi KASN.

Ilustrasi- Aparatur Sipil Negara (ASN). (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung menyebut ada 25 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung yang diduga melakukan pelanggaran netralitas ASN di Pilkada 2020.

Dari 25 ASN itu, lima orang bahkan sudah diputus bersalah oleh Komisi ASN (KASN), yang kemudian merekomendasikan Pemkab Bandung untuk menjatuhi sanksi. Akan tetapi, baru empat ASN yang ditindaklanjuti oleh Pemkab Bandung.

Baca Juga:

Sahrul Gunawan Berniat Cari Istri Lagi Usai Terpilih Jadi Wabup Bandung

Simak! Pemkot Depok Bakal Buka 670 Formasi CPNS Tahun Ini



Dari data yang dihimpun Bawaslu, 25 ASN ini melakukan pelanggaran berupa pernyataan dukungan kepada salah satu pasangan calon. Mayoritas dukungan ASN itu ialah kepada paslon nomor urut 1, Kurnia Agustina-Usman Sayogi.

Kurnia Agustina yang biasa disapa Nia merupakan isteri dari Bupati Bandung Dadang Naser, sedangkan Usman tak lain ialah mantan birokrat di Pemkab Bandung yang mengundurkan diri lantaran ikut Pilkada Kabupaten Bandung.

Terkait dengan netralitas ASN itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Wawan A Ridwan mengaku sudah melakukan tindakan disiplin kepada empat ASN, sesuai dengan rekomendasi dari KASN.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bawaslu Kabupaten Bandung Pilkada 2020 Pilkada Kabupaten Bandung Netralitas ASN ASN Kabupaten Bandung Pemkab Bandung BKPSDM KASN Kabupaten Bandung Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi