Minta Langsung ke Pengadilan, Habib Bahar Tolak Diperiksa Penyidik

JABARNEWS | BANDUNG – Habib Bahar bin Smith menolak diambil keterangannya oleh penyidik terkait kasus penganiayaan sopir taksi online. Bahar yang berstatus sebagai tersangka minta langsung diadili di pengadilan.

Diketahui, Habib Bahar hendak diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar di Lapas Gunung Sindur Bogor, Senin (23/11/2020).

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Siap Bantu Pekerja dapat Perumahan, Cek Info Lengkapnya Disini

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi, mengatakan, Habib Bahar menolak ketika dimintai keterangan.

“Yang bersangkutan tidak mau diambil keterangan, minta langsung ke pengadilan,” ujar Patoppoi, Selasa (24/11/2020).

Pattopoi mengatakan pihaknya akan segera melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan ke kejaksaan.

Baca Juga:  Gara-gara Pecah Ban, Mobil Pick Up Terbakar di Tol Serdang Bedagai

“Makanya kita buatkan berita acara penolakan, berkas tetap dikirim ke jaksa. Segera mungkin. Mungkin minggu depan dilimpahkan ke kejaksaan,” tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan surat nomor B/4094/X/2020/Ditreskrimum yang dikeluarkan di Bandung pada 21 Oktober, Bahar ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan pada 4 September 2018 lalu dengan pelapor bernama Andriansyah.

Baca Juga:  Jalan Tanggeung Cianjur Amblas, Buka Tutup Jalan Diberlakukan Polisi

Dalam kasus ini, bahar diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama, sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan 351 KUH Pidana. Mengingat belum diterimanya surat pencabutan ataupun perdamaian maka Polda Jabar masih menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka. (Red)