Jabar Masuki Resesi, Pengamat Minta Pemprov Seriuskan Gerakkan Ekonomi Daerah

Pemprov Jabar diminta agar bisa lebih memperhatikan sejumlah poin penting yang bisa mendongkrak perekonomian

Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat harus membuat kebijakan untuk menghadapi resesi yang sedang terjadi di tangah pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, saat ini resesi Jabar menyentuh angka minus 4,08 persen. Angka tersebut membuat Pemprov perlu menyikapi hal ini dengan sangat serius untuk menggerakkan ekonomi daerah.

Baca Juga:

Tampil Dengan Gebrakan Baru Di 2021, MX King Rilis Warna Aggressive

Hari Ke-10 Pencarian Korban Longsor Sumedang, Basarnas Bandung: Fokus Dua Sektor Lokasi



"Dalamnya resesi Jawa Barat yang berada di minus 4,08 persen pastinya membutuhkan perhatian ekstra, terlebih dalamnya ini jauh lebih besar dibandingkan nasional yang berada diangka minus 3,49 persen," kata Acuviarta saat dihubungi, Selasa (24/11/2020).

Dia meminta Pemprov Jabar agar bisa lebih memperhatikan sejumlah poin penting yang bisa mendongkrak perekonomian.

Acuviarta menjelaskan bahwa Pemprov harus bisa mendorong daya beli masyarakat dan usaha. Selain itu, lanjut dia, perlunya mendorong pengembangan investasi Segitiga Rebana dan mengoptimalkan protokol kesehatan sehingga ekonomi bergerak.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pengamat Politik Unpad Pemprov Jabar Jabar Resesi Ekonomi Daerah Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini Berita Hyperlokal Jabar Jawa Barat

berita terkait

Hujan Deras, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kabupaten Cirebon

Berikut Lima Cara Merawat Kesehatan Gigi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi