KPU Tetapkan Beberapa Sanksi Bagi Pelanggar Prokes di Pilkada

Protokol kesehatan ditetapkan di seluruh zona penyebaran Covid-19.

Simulasi Pilkada dengan protokol kesehatan. (Foto: Antara)

JABARNEWS | JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilangsungkan pada Desember 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan sejumlah persiapan terkait keamanan dan keselamatan penyelenggaraan di masa pandemi.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya bekerja sama dengan banyak pihak guna memperlancar pelaksanaan Pilkada.

Baca Juga:

Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen Usai 17 Hari Bebas Covid-19

Reisa Berpesan Pada Driver Gojek, Prokes dan Vaksin Sama-sama Penting



KPU juga sudah membuat peraturan yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di seluruh tahapan dengan melibatkan banyak stakeholder, termasuk BNPB, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Kementerian Kesehatan.

“Protokol kesehatan ditetapkan di seluruh zona penyebaran Covid-19, apakah hijau, merah, kuning, tetap saja kerumunan dilarang. Terkait perubahan zona, itu kan bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.

KPU juga menetapkan beberapa tahapan sanksi bagi pelaksana kampanye yang melanggar protokol kesehatan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : KPU RI Ketua KPU Arief Budiman Pemilihan Kepala Daerah Pilkada 2020 Protokol Kesehatan Pelanggar Protokol Kesehatan Jabarnews Berita Jawa Barat

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Wali Kota Sukabumi Lakukan Penyisiran Di Pusat Keramaian

Polisi Periksa Angkutan Umum di Cikijing Majalengka, Ada Apa?

Uji Coba GeNose C-19, Pelni: Tetap Prioritaskan Prokes

Kota Bekasi Gelar Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 42 Juta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi