Dokter: Mesti Sudah Ada Vaksin, Protokol Kesehatan Jangan Longgar

Justru sangat baik apabila tata cara sebagaimana sejalan dengan protokol kesehatan dijadikan budaya atau pola hidup keseharian dalam menjaga kesehatan diri kita.

Ilustrasi- Vaksin. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Masyarakat masih menunggu adanya vaksin Covid-19. Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) James Allan Rarung mengatakan protokol kesehatan tidak dapat dilonggarkan sekalipun vaksin sudah diberikan.

"Protokol kesehatan tidak dapat dilonggarkan sekalipun vaksin ini telah diberikan karena meskipun telah mendapatkan vaksinasi, kalau kita tidak menjaga kondisi dan daya tahan tubuh, bila lemah dapat berpeluang terkena infeksi," kata James.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Akui Ketidakhadiran Tenaga Kesehatan Jadi Kendala Vaksinasi

Berbagai Alasan, 125 Tenaga Kesehatan di KBB Batal Disuntik Vaksin



Protokol kesehatan menjadi bagian dalam mewujudkan pola hidup bersih dan sehat. James menuturkan menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh mutlak dilakukan karena akan memperkuat kemampuan tubuh mencegah tidak saja infeksi COVID-19, namun penyakit infeksi lain yang tidak kalah mematikan.

Oleh karena itu, protokol kesehatan seharusnya menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Protokol kesehatan itu antara lain memakai masker dan menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

"Justru sangat baik apabila tata cara sebagaimana sejalan dengan protokol kesehatan dijadikan budaya atau pola hidup keseharian dalam menjaga kesehatan diri kita," tuturnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Vaksin Covid-19 Satgas Covid-19 Pakai Masker Jaga Jarak Cuci Tangan Pandemi Covid-19 Ingat Pesan Ibu Protokol Kesehatan 3M Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Kapan? Ini Jawabannya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi