Waduh, Pemerintah Berencana Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan

Penetapan iuran akan dipertimbangkan kementerian Keuangan, BPJS Kesehatan serta Kementerian Kesehatan.

Ilustrasi- Pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. (Foto: ANTARA)

JABARNEWS | JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Padahal pada 1 Juli 2020, iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas 1 dan 2 sudah naik.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan rencana kenaikan tersebut dikarenakan adanya kewajiban penjaminan baru yang sebelumnya belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Baca Juga:

Di Indonesia Sudah Ada Corona Varian Baru? Menkes: Kami Belum Tahu

Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Sudah Mulai Diberikan, Siapa Penerimanya?



Seperti kejadian luar biasa (KLB) wabah, bencana alam, dan non alam, hingga korban penganiayaan dan kekerasan, serta korban narkotika. Untuk itu, butuh penyesuaian iuran jaminan kesehatan nasional (JKN) berbasis kebutuhan dasar kesehatan (KDK).

Penyesuaian ini, sambung Terawan, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 64 Tahun 2020 Pasal 54 A dan 54B, yang mengamanatkan untuk melakukan peninjauan ulang atas manfaat JKN agar berbasis KDK dan rawat inap kelas standar.

“Ini akan mempengaruhi besaran iuran JKN dan konsekuensinya perlu adanya perubahan besaran iuran," ujar Terawan saat rapat bersama Komisi IX DPR, Selasa (24/11/2020) dilansir dari laman KompasTV.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Iuran BPJS Kesehatan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kementerian Keuangan Kementerian Kesehatan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi