Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Kata Pakar Kesehatan

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, telah menyebabkan 189 negara terpapar dengan korban 55,6 juta kasus.

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Pakar kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (Unpas), Trias Nugrahadi menilai bahwa KPU maupun Bawaslu harus memastikan penyelenggaraan Pilkada 2020 berjalan lancar, aman, dan sehat dengan menyemprotkan disinfektan pada setiap alat ataupun ruangan yang digunakan untuk Pilkada.

Dia mengatakan bahwa yang harusnya disemprot adalah bagian sirkulasi yang baik seperti udara terbuka, ruang tanpa AC dengan sanitasi yang baik.

Baca Juga:

Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021, Herman: Jangan Lupakan Prokes

Marak Berita Hoaks, Reisa Broto Asmoro: Penyebarannya Banyak di Medsos



"Pada Pilkada penyelenggara maupun peserta, selain menerapkan 3M juga perlu penyemprotan disinfektan agar media-media yang ada di sekitar ruang pemilihan aman," kata Trias di Bandung, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 berlangsung, telah menyebabkan 189 negara terpapar dengan korban sebanyak 55,6 juta kasus.

Atas dasar itu, Trias menganggap bahwa jika Pilkada di tengah pandemi tidak dipersiapkan dengan matang, maka tidak menutup kemungkinan akan meninbulkan penyebaraan dan kasus Covid-19 yang baru.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Ingat Pesan Ibu Protokol Kesehatan 3M Satgas Covid-19 Pakai Masker Jaga Jarak Cuci Tangan Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Jangan Kendor 3M! Ini Data Covid-19 Terbaru Di Indonesia

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi