SPSI Jabar Minta Ridwan Kamil Revisi SK UMK Cianjur

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Roy Jinto. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Roy Jinto menilai penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2021 masih menimbulkan persoalan yakni ada beberapa daerah yang tidak naik UMK

"Pertama kita apresiasi Gubernur sudah menetapkan UMK tahun 2021 sesuai rekomendasi bupati/walikota masing-masing daerah, namun dalam penetapan itu ada persoalan beberapa daerak tidak naik (UMK)," kata Roy dalam keterangannya, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga:

Ini Tiga Kecamatan Yang Diusulkan Jadi Ibu Kota CDOB Subang Utara

Ridwan Kamil Sebut Angka Kemiskinan di Jabar Naik



Dia menjelaskan, khusus di Kabupaten Cianjur, rekomendasi dari PJS Bupati kenaikkan UMK 2021 sebanyak 8 persen. Namun, lanjut Roy, berdasarkan hasil Rapat Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Jabar dalam berita acara yang sudah ditandatangani rekomendasinya masih tetap 8 persen.

"Dalam SK UMK tahun 2021 yang diterbitkan oleh Gubernur Jawa Barat, Kabupaten Cianjur menjadi salah satu diantara 10 kab/kota yang tidak naik, dengan alasan adanya surat klarifikasi rekomendasi dari Pjs Bupati Cianjur tanggal 20 November 2021," jelasnya.

Surat tersebut, ungkap Roy, tidak pernah dibahas di Depeprov Jabar, karena sampai rapat tersebut selesai surat tidak pernah keluar.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : UMK Cianjur Buruh Cianjur Surat Rekomendasi UMK SPSI Jabar Ridwan Kamil Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Batre Hanphone Anda Mudah Habis Daya, Atasi Dengan Cara Ini

GTPP Covid-19 Sebutkan Jadwal Vaksinasi di Purwakarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi