Ormas Islam Tak Sesuai Prinsip MUI, Wapres: Silakan Keluar

Orang yang tidak sesuai dengan tujuan dan jalan yang harus dilalui, sebaiknya tidak naik kendaraan MUI, sebaiknya dia naik kendaraan lain saja yang lebih sesuai dengan selera dan keinginannya.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-X MUI di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (25/11/2020). (Foto: Asdep KIP Setwapres)

JABARNEWS | JAKARTA - Wakil Presiden yang juga Ketua Umum non-aktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mempersilakan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip MUI dalam pedoman Islam wasathiyah untuk keluar dari organisasi ulama tersebut.

“Orang yang tidak sesuai dengan tujuan dan jalan yang harus dilalui, sebaiknya tidak naik kendaraan MUI, sebaiknya dia naik kendaraan lain saja yang lebih sesuai dengan selera dan keinginannya,” kata Ma’ruf Amin dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-X MUI di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga:

Susul Bupati Aa Umbara dan Istri, Anggota DPR Ini Positif Covid-19

Salah Satu Bank di Bandung Laporkan Wartawan ke Polisi, Kenapa?



Ma’ruf mengibaratkan MUI seperti melakukan perjalanan dengan kereta api yang memiliki banyak gerbong, stasiun dan tujuan jelas.

“Saya meng-kinayah-kan MUI itu seperti kereta api, ada rel untuk jalannya, ada pakemnya, ada tujuan yang jelas, ada stasiunnya, dan banyak gerbongnya yang mencerminkan beragam ormas dan kelembagaan Islam di dalamnya; dan juga banyak penumpangnya,” katanya.

Menurut dia, setiap penumpang di dalam rangkaian kereta api mengikuti arahan masinis menuju ke tujuan yang telah disepakati bersama.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Wakil Presiden Ma’ruf Amin Munas MUI Ormas Islam Prinsip MUI Majelis Ulama Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi