Kasus Kerumunan Acara Rizieq di Megamendung, Ini Keputusan Pemkab Bogor

Membuat laporan ke Polres Bogor untuk mencari 'dalang' di balik kerumunan massa yang diduga kuat melanggar protokol kesehatan.

Massa FPI di Megamendung Bogor menanti kedatangan Rizieq Shihab. (Foto: Liputan6.com)

JABARNEWS | BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memutuskan menyerahkan kasus kerumunan acara Rizieq Shihab di Megamendung ke kepolisian.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, mengaku sudah membuat laporan ke Polres Bogor untuk mencari 'dalang' di balik kerumunan massa yang diduga kuat melanggar protokol kesehatan.

Baca Juga:

Kabupaten Bogor Libatkan BIG Kaji Banjir Bandang di Cisarua Bogor

Catat Rekor, Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di Subang Capai 133 Orang



"Satgas sudah membuat laporan polisi dan melimpahkan kewenangan dalam pemeriksaan pengenaan sanksi. Jadi kita tunggu hasil penyelidikan kepolisian," kata Irwan, Rabu (25/11/2020) dilansir dari laman Merdeka.com.

Irwan mengatakan, jika mengacu pada Perbup Bogor Nomor 60 tahun 2020, terdapat klausul denda administrasi Rp50 juta jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Namun, satgas kesulitan mengidentifikasi subjek yang akan dikenakan sanksi.

"Sanksi memerlukan bahan komprehensif, pemeriksaan seksama. Subjeknya harus jelas, perlu pembuktian dan sebagainya. Satgas sudah membuat laporan polisi dan melimpahkan kewenangan pemeriksaan kepada polisi," kata Irwan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pemkab Bogor Merumunan Massa Rizieq Shihab Polres Bogor Megamendung Melanggar Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Dua Nakes Kembali Gugur, Ade Yasin Ingatkan Hal Ini

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi