Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Jokowi Tunjuk Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim

KPK menangkap Edhy Prabowo pada Rabu dini hari terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Adapun Luhut menggantikan posisi Edhy Prabowo yang ditangkap Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) karena kasus dugaan korupsi. Luhut disebut telah menerima surat penunjukkan sebagai Menteri KKP Ad Interim dari Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Baca Juga:

Vaksinasi Covid-19 di Sergai Akan Dilakukan Bulan Februari 2021

Kabar Baik Bagi Para PNS, Presiden Joko Widodo Naikan Besaran Tunjangan



"Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, Presiden berkenan menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim," jelas Juru Bicara Kemenko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dilansir dari laman Liputan6.com, Rabu (25/11/2020).

Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri memang berada di bawah koordinasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi yang dipimpin Luhut.

Seperti diketahui, KPK menangkap Edhy Prabowo pada Rabu dini hari terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Politisi Gerindra itu ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, usai melakukan kunjungan ke Hawai, Amerika Serikat. Edhy Prabowo ditangkap bersama keluarga dan beberapa pegawai di kementeriannya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Menteri KKP Edhy Prabowo Menteri Ditangkap KPK. Menteri Kelautan dan Perikanan Luhut Binsar Panjaitan Presiden Joko Widodo Jokowi Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

BMKG Ungkap Penyebab Banjir Rob di Manado, Simak!

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi