Kasus Megamendung Naik ke Tahap Penyidikan, Diduga Ada Tindak Pidana

Meski begitu, Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus kerumunan massa.

Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol CH Patoppoi didampingi Kabid Humas Kombes Pol Erdi A Chaniago memberikan keterangan terkait peningkatan status kasus Megamendung. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Polda Jawa Barat menaikan kasus kerumunan massa di Megamendung, Kabupaten Bogor, dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Peningkatan tahapan itu dilakukan karena polisi menemukan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 4 Tahun 1984 tentang penanggulangan penyakit menular.

Baca Juga:

Lonjakan Covid-19 Di Indonesia Tambah 12.818 Kasus

Basarnas: Banyak Keluarga Korban Longsor Sumedang Meminta Pencarian Diperpanjang



Selain itu, terdapat dugaan pelanggaran Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan Pasal 216 KUHP.

Meski begitu, Ditreskrimum Polda Jabar belum menetapkan tersangka dalam kasus kerumunan massa dalam kegiatan peletakan batu pertama Ponpes Alam Agrokultur Markaz yang dihadiri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab itu.

Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Patoppoi mengatakan, peningkatan status kasus Megamendung dari penyelidikan ke penyidikan ditetapkan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara di Mapolda Jabar pada Rabu (25/11/2020).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Polda Jabarm Megamendung Polda Jabar Kasusu Kerumunan Massa Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Yana Mulyana Upayakan Ekonomi di Kota Bandung Meningkat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi