Perlu Mewaspadai Orang Tanpa Gejala Covid-19, Ini Sebabnya

Pada kebanyakan kasus COVID-19, orang tidak mulai menunjukkan gejala, seperti batuk, demam, dan sesak napas, sekitar enam hari setelah terinfeksi.

Protokol kesehatan sebelum masuk mal dan dicek suhunya. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Waspadai orang yang positif COVID-19 namun tidak menunjukkan gejala karena menjadi penyebab sebagian besar penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona. Begitu menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Pada kebanyakan kasus COVID-19, orang tidak mulai menunjukkan gejala, seperti batuk, demam, dan sesak napas, sekitar enam hari setelah terinfeksi. Selama rentang waktu itu, orang-orang yang positif bisa sangat rentan menularkan penyakit dan biasanya mereka tidak menyadari mengidap virus dan menyebabkan penyebaran yang tidak disengaja.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Yakin Sektor Pertanian Dapat Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19

Data Terbaru Covid-19 Nasional, Dekati Angka 1 Juta Kasus



"Kebanyakan infeksi SARS-CoV-2 disebarkan oleh orang-orang tanpa gejala," kata CDC, seperti dilansir dari Health.

CDC memperkirakan lebih dari 50 persen dari semua infeksi ditularkan oleh orang yang tidak menunjukkan gejala dan ini artinya setengah dari infeksi baru berasal dari dari orang yang mungkin tidak menyadari ia bisa menularkan virus ke orang lain.

Inilah alasan masker, termasuk yang berbahan kain, penting untuk memperlambat penyebaran COVID-19. Benda ini bisa menghentikan orang yang terinfeksi menyebarkan virus dan melindungi pemakainya terkena tetesan pernapasan orang lain.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Orang Tanpa Gejala OTG Covid-19 Satgas Covid-19 Pakai Masker Jaga Jarak Cuci Tangan Pandemi Covid-19 Ingat Pesan Ibu Protokol Kesehatan 3M Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Jangan Kendor 3M! Ini Data Covid-19 Terbaru Di Indonesia

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi