Live Stream Bandung 132 TV


Kabid Kepemudaan Tanggapi Pesta Miras Oplosan Berujung Maut di Purwakarta

Ahmad Arif Imamulhaq : Perlu aksi turun tangan semua pihak dalam penanganannya, supaya tidak terjadi lagi.

Kabid Kepemudaan, pada Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Ahmad Arif Imamulhaq. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Peristiwa tewasnya dua warga Purwakarta diduga setelah menenggak minuman keras oplosan di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menuai tanggapan dari berbagai pihak.

Diktehui, pesta miras oplosan berujung maut itu terjadi pada Jumat, 20 November 2020 silam. Dari 8 orang yang mengonsumsinya 2 orang diantaranya meninggal dunia dan hingga kini 2 orang lainnya masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit. sementara sisanya, kondisinya sudah mulai membaik.

Baca Juga:

Pantai Cemara Udang Cianjur Diserbu Wisatawan Lokal

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Tebing Tinggi



"Tentunya kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Satu jiwa atau nyawa itu berharga. Kami kira ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa tersebut," ungkap Kabid Kepemudaan, di Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Ahmad Arif Imamulhaq, saat dihubungi melalui telepon selulernya, pada Jumat (27/11/2020)

Menurut Arif, peristiwa itu terjadi diantaranya karena kurang adanya kesadaran tentang bahayanya minuman keras, bergesernya nilai-nilai kehidupan beragama dan menurunnya kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat.

"Ke depan, saya kira mesti diperkuat edukasi dan advokasi tentang bahaya minuman keras ini, terutama bagi generasi muda," ucapnya
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Miras Oplosan Pesta Miras Oplosan Berujung Maut Kabupaten Purwakarta Kecamatan Sukatani Kabid Kepemudaan Ahmad Arif Imamulhaq Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Ditutup, Ini Kata GPK Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi