TKW Di Malaysia Asal Cirebon Jadi Korban Kekerasan, Ini Kata KBRI

Kami berharap, anak saya bisa secepatnya dipulangkan ke Cirebon.

Safii orang tua korban penyiksaan oleh Majikan di Malaysia tengah menunjukkan foto anaknya. (Foto : Abdul Rohman/ Jabarnews)

JABARNEWS I CIREBON - Seorang Pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Cirebon, menjadi korban tindak kekerasan oleh majikan sepasang suami istri di negara Malaysia. Hingga harus menjalani perawatan di Rs Kuala Lumpur.

Korban diketahui bernama Mei Heriyanti warga Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Ia mendapat perlakuan tindak Kekerasan yang diduga dilakukan oleh majikannya di negara Malaysia. Mei bahkan dibiarkan tidur di teras oleh Majikannya dengan kondisi cukup mengenaskan setelah mendapatkan penyiksaan.

Baca Juga:

Gass! Ade Yasin Ajak Milenial Bogor Main Mobile Legend dan PUBG

Saung Kopi Dengan Ornamen Sepeda Bekas Hadir Di Tengah Persawahan



Kabar mengenai adanya dugaan tindak kekerasan yang menimpa Tenaga Kerja Wanita yang merupakan pembantu rumah tangga di Malaysia tersebut. Disampaikan oleh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani.

"Mei Heriyanti ini merupakan TKI Ilegal yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga, itu resmi dengan nomor paspor AU666196," katanya. Jumat (27/11/2020)

Kasus penyiksaan yang dialami Mei mulai di ketahui saat Polisi Diraja Malaysia melakukan operasi sebuah rumah yang beralamatkan di J Taman Batu Kuala Lumpur pada bulan November kemarin.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : TKW Indonesia KBRI Penganiayaan TKW Cirebon Kota Cirebon Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Begini Kabar Terbaru Soal KPK OTT Nurdin Abdullah

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi