Operator Tol Cipali Sebut Penyebab Kecelakaan, Ini Upaya Antisipasinya

Operator Tol Cipali berharap pengendara patuh dengan ketentuan kecepatan, yakni minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam

Ilustrasi (Foto: net)

JABARNEWS | JAKARTA - Operator tol Cikopo-Palimanan Astra Infra Toll Road Cipali telah melakukan berbagai upaya guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di ruas tol sepanjang 116,75 kilometer tersebut.

Direktur Operasi Astra Tol Cipali, Agung Prasetyo mengatakan beberapa penyebab terjadinya kecelakaan di ruas tol itu adalah gap kecepatan, faktor pecah ban, dan kelelahan pengemudi.

Baca Juga:

Usai Terima Banyak Kritikan, Jokowi Batalkan Investasi Miras

1440 Personel Polresta Cirebon Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini



Ia menjelaskan, rata-rata pengguna Tol Cipali memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi sekira 130 km/jam, sedangkan masalah lainnya banyak kendaraan niaga besar yang memacu truknya terlalu lambat, rata-rata sekitar 29 km/jam.

Gap kecepatan tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya kasus tabrak belakang, di mana mobil kecil yang melaju kencang tidak dapat mengindari truk besar yang berjalan lambat di depannya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Agung menjelaskan bahwa Astra Tol Cipali telah menjalankan program 3E (Education, Engineering dan Enforcement), yakni menggandeng Kementerian Perhubungan dan Polda Jawa Barat untuk melakukan razia kecepatan menggunakan speed gun dan menindak truk kelebihan muatan (over dimension dan overload/ODOL).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Operator Tol Cipalis Tol Cikopo Palimanan Kecelakaan Tol Mobil Angka Kecelakaan Tol Jabarnews Berita Jawa Barat

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Alasan Covid-19, RPJMD Kota Bandung Akan Dirubah

Video: Pria Ini Tega Aniaya Penyandang Disabilitas

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi