Live Stream Bandung 132 TV


Bawaslu Jabar Temukan 279 Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan

Kabupaten Indramayu menjadi daerah pelanggar terbanyak dengan mencatatkan 127 kasus.

Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah. (Foto: Rian/JabarNews) Attachments area

JABARNEWS | BANDUNG - Jelang Pilkada di 8 kabupaten/kota pada 9 Desember mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mencatat ada sebanyak 279 kasus pelanggaran protokol kesehatan.

Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah mengatakan, dari 279 kasus tersebut, Kabupaten Indramayu menjadi daerah pelanggar terbanyak dengan mencatatkan 127 kasus. Disusul oleh Kabupaten Karawang dengan 79 kasus.

Baca Juga:

Resmikan Alun-alun Majalengka, Ridwan Kamil Berpesan Hal Ini

Waduh! Harga Daging Ayam Kalah Saing dengan Luar Negri, Akankah Impor?



Sedangkan, Kota Depok ada 24 kasus, Kabupaten Bandung 15 kasus, Kabupaten Sukabumi 15 kasus, Kabupaten Tasikmalaya 9 kasus, Kabupaten Pangandaran 6 kasus, Kabupaten Cianjur 5 kasus.

"Kami menemukan 279 pelanggaran prokes selama Pilkada, dan kami sudah melayangkan surat teguran tertulis kepada setiap daerah yang melakukan pelanggaran hingga pembubaran kegiatan," kata Abdullah di Bandung, Senin (30/11/2020).

Dia mengungkapkan bahwa kasus pelanggaran prokes ini didominasi tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak, dan melakukan kegiatan dengan berkerumun selam proses Pilkada.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pilkada 2020 Pilkada Jabar Bawaslu Jabar Pelanggaran Pilkada Pelanggaran Protokol Kesehatan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi