JMN Channel


Soroti Kesejahteraan Tenaga Pendidik, Enggartiasto Lukita: Gaji Guru Honorer Minimal Setara UMK

Gaji guru honorer sangat jauh dari layak dan memadai

Ketua Umum Ikatan Alumni (Ika) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Enggartiasto Lukita. (Foto: Net/detiknews)

JABARNEWS | BANDUNG - Ketua Umum Ikatan Alumni (Ika) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Enggartiasto Lukita menyoroti permasalahan guru dan tenaga kependidikan yang saat ini sebagian besar sekolah di Indonesia menghadapi kekurangan guru PNS.

Dia mengatakan, kebijakan moratorium pengangkatan PNS mengakibatkan terus menurunnya jumlah guru PNS. Saat ini, jumlah guru PNS di setiap sekolah rata-rata berkisar pada angka 50 persen atau lebih sedikit dari 50 persen.

Baca Juga:

Kebakaran Landa Bangunan Asrama Ikhwan, Barang-barang di Gudang Hangus

Sejarah Perkembangan Pendidikan di Indonesia



"Selebihnya merupakan guru tidak tetap atau honorer. Guru honorer sendiri menjadi masalah tersendiri karena tingkat kesejahteraan guru honorer jauh di bawah standar penghasilan guru PNS," kata Enggartiasto saat keterangan yang diterima jabarnews.com, Rabu (30/12/2020).

Bahkan, lanjut dia, di sejumlah daerah, gaji guru honorer sangat jauh dari layak dan memadai.

Untuk mengatasi disparitas dan kesenjangan guru, Enggartiasto menjelaskan bahwa dirinya mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan pengangkatan guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Gaji Guru Honorer Kesejahteraan Guru UPI Universitas Pendidikan Indonesia Pendidikan Sekolah Enggartiasto Lukita Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Peribahasa Sunda Dan Pendidikan Karakter

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi