Live Stream Bandung 132 TV


Dianggap Berlebihan, Pers Minta Cabut Maklumat Kapolri Tentang PFI

Gabungan komunitas pers, Jumat (01/01/2021) mengeluarkan pernyataan sikap bersama agar Kapolri mencabut Pasal 2d dalam maklumat Kapolri Nomor:Mak/1/I/2021, karena dinilai telah melanggar UUD 45 tentang kebebasan berpendapat dan dinilai berlebihan.. (Foto: internet)

Polri beralasan, maklumat ini untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat pasca dikeluarkan keputusan bersama tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan FPI.

Kegiatan FPI dilarang berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jaksa Agung RI, Kepala Kepolisian Negara RI dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nomor: 220- 4780 Tahun 2020; M.HH 14.HH.05.05 Tahun 2020; 690 Tahun 2020; 264 Tahun 2020; KB/3/XII/2020; 320 Tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI.

Baca Juga:

Hari Ini, Polri Akan Gelar Perkara Rekening FPI yang Dibekukan

Ada 92 Rekening FPI Rampung Diperiksa PPATK, Hasilnya Gimana?



Ada 4 hal yang disampaikan dalam maklumat itu. Namun insan pers menilai, salah satu poin dimaklumat tersebut dinilai sejalan dengan semangat demokrasi yang menghormati kebebasan memperoleh informasi dan juga bisa mengancam jurnalis dan media yang tugas utamanya adalah mencari informasi dan menyebarluaskannya kepada publik.

Salah satu isi maklumat tersebut, ada di Pasal 2d yang isinya menyatakan: "Masyarakat tidak mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial".

Menyikapi Maklumat di pasal 2d tersebut, komunitas pers menyatakan sikap sebagai berikut:
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : komunitas pers maklumat kapolri Nomor:Mak/1/I/2021 pasal 2d kebebasan pers UUD 45 front pembela islam PFI pwi amsi aji ijti jabarnews

berita terkait

Resmi, Pemerintah Terbitkan SE Larangan ASN Terlibat FPI

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi