Live Stream Bandung 132 TV


Permata Sayangkan Manajemen RSUD Bayu Asih Tak Tegas Pada Pelanggar Kode Etik Nakes

Hal ini menjadi peristiwa paling buruk yang terjadi di Purwakarta, dimana harus menjadi perhatian serus.

Ketua PB Permata Mochammad Ilga Sopian Maksum. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Pengurus Besar Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta (PB Permata) menyoroti aksi tenaga kesehatan (nakes) RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta hanya diberikan sanksi ringan.

Ketua PB Permata Mochammad Ilga Sopian Maksum menilai manajemen RSUD tidak tegas terhadap pelanggaran Nakes yang mengunggah konten penolakan vaksin, dengan menggunakan suara Presiden RI Joko Widodo. Hal ini terkait Kode Etik Nakes.

Baca Juga:

Bagikan Ratusan Sembako, Ini Kepedulian Yonarmed 9 Pasopati Kostrad Untuk Warga

Banyak Penumpukan, Satgas Minta Angkutan Umum Kembalikan Pemudik



"Permata menyayangkan mengutuk keras adanya nakes yang bermain-main, disaat orang lain serius penangan Covid, dan mensosialisakian vaksin, supa masyarakat ikut ingin di vaksin, tapi ini malah menyerukan propaganda yang menolak vaksin," ujar Mohammad Ilga, Senin (11/1/2020).

Selain itu, kata dia, dalam kasus ini, nakes malah berdalih video itu dibuat untuk alasan hiburan karena mereka cukup tertekan sehari-hari ketemu pasien Covid-19 dan bekerja di IGD setiap hari.

Ia menilai, hal ini menjadi peristiwa paling buruk yang terjadi di Purwakarta, dimana harus menjadi perhatian serus, mengingat nakes itu bukan orang yang awam, kata dia, malah mengunakan isu sensitif untuk hiburan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Permata PB Permata Mahasiswa Purwakarta Vaksinasi Covid-19 Virus Corona RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta Pemkab Purwakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Mobil Bus Karyawan di Purwakarta Diputarbalikkan, Ada apa?

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi