Jembatan Penghubung Stasiun Linggapura-Bumiayu Ambruk, Perjalanan KA Teganggu

Saat ini petugas terus melakukan normalisasi dengan melakukan pemeriksaan kondisi keamanan konstruksi pilar jembatan.

Kondisi Jembatan Tonjong yang ambruk akibat terjangan luapan air sungai. (Foto : Humas KAI Daop 3 Cirebon)

JABARNEWS I CIREBON - Sebuah jembatan kereta api penghubung antara Stasiun Linggapura-Stasiun Bumiayu ambruk diterjang luapan air Sungai Glagah. Akibatnya perjalanan kereta api via jalur selatan terganggu dan diberlakukan pengalihan rute.

Perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon mulai tadi malam hingga kini terganggu akibat terjangan luapan air sungai yang terjadi di Jembatan No. BH 1120 Km 305+5/6, wilayah Daop 5 Purwokerto. Sehingga menyebabkan beberapa KA tidak dapat melintasi jalur tersebut.

Baca Juga:

Sebelum Bergabung, Ferdinand Sinaga Sudah Diincar Persib Sejak Lama

Tingkatkan Ekonomi, Japfa Foundation Selesaikan Program BUN Batch 1



Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, dengan adanya insiden ambruknya jembatan KA di Kecamatan Tonjong. Pihaknya mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terdampak cuaca buruk dan menyebabkan prasarana jembatan yang ada di wilayah Daop 5 Purwokerto terputus.

“Kepada masyarakat khususnya pelanggan KA, PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA tersebut. PT KAI berkomitmen senantiasa untuk mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA," kata Luqman Arif Manager Humas Daop 3 Cirebon. Saat dikonfirmasi. Selasa (12/01/2021)

Atas kondisi tersebut, untuk keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, KAI Daop 3 Cirebon melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi perjalanan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Jembatan Kereta Api KAI Daop Cirebon Kecamatan Tonjong. Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi