MUI, NU, Muhammadiyah Hingga Keuskupan Bandung Dukung Vaksinasi Covid-19 di Jabar

JABARNEWS | BANDUNG – Seluruh organisasi keumatan mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah Jabar, dan Komisi Kepemudaan Keuskupan Bandung menyatakan bahwa siap mendukung vaksinasi Covid-19 di Jabar.

Ketua Komisi Fatwa MUI Jabar, KH. Badruzzaman mengatakan, selain berdoa kepada Allah SWT yang menciptakan penyakit, umat Muslim juga perlu berusaha lahiriah.

“Yaitu mengikuti apa yang disarankan pihak yang kompeten di bidang kesehatan. MUI Jabar juga akan menyosialisasikan tentang vaksinasi, mulai provinsi hingga desa. Semoga (program vaksinasi) ini diridhoi,” kata Badruzzaman di Bandung, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga:  Tak Hanya Buru Pelaku, Polisi Cari Penyebar Video Aksi Tak Senonoh Pria di Kota Bandung

Sementara itu, KH. Abun Bunyamin, pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) menyampaikan bahwa vaksin diperlukan demi kemaslahatan umat.

“Kami yakin apa yang dilakukan, vaksinasi, dibutuhkan masyarakat untuk kemaslahatan,” ucap Abun.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris PW Muhammadiyah Jabar, Jamjam Erawan berujar, pihaknya mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dalam melawan pandemi. Namun, dia mengingatkan bahwa vaksinasi saja tidak cukup untuk menghentikan pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Mayat Tanpa Identitas Mengambang Di Sungai Cikao

“Muhammadiyah Jabar mendukung (vaksinasi), sesuai arahan Muhammadiyah pusat beri dukungan kepada pemerintah untuk mencegah Covid-19. Pandemi tidak semata-mata selesai oleh vaksin. Meski sudah vaksinasi, diharapkan tetap ketat dalam penegakan 3M dan 3T,” tutur Jamjam.

Sedangkan, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Bandung, Romo FX Wahyu Tri Wibowo mengatakan, Gereja Katolik Keuskupan Bandung juga berterima kasih atas inisiatif dan kerja sama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Pelajar Putus Sekolah Tetap Dapat Berinovasi

“Kami di paroki-paroki berkampanye tentang protokol kesehatan dan memutus rantai penyebaran. Kami bersyukur diajak bersama bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Kita mulai (vaksinasi) bersama, ini akan menjadi gambaran, agar warga Jabar tidak takut menerima vaksin,” ujar Romo Wahyu.

“Kami siap mendukung, arahan gubernur akan kami sosialisasikan kepada umat Katolik di Keuskupan Bandung,” tutupnya.