Dorong Sektor Pertanian, Distan Kabupaten Cirebon Bentuk Petani Milenial

Pembentukan petani milenial ini tentu dilakukan dengan pembatasan usia.

Plt. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Wasman saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (Foto: Abdul Rohman/Jabarnews)

"Kemudian harus menguasai pasar, itu yang penting. Tapi sekarang bisa melalui medsos. Dan petani milenial juga sanggup mengembangkan agribisnis," jelasnya.

Lebih lanjut Witono menjelaskan, petani milenial harus mempunyai visi usaha tani dan mampu mengoptimalkan lahan pertanian sekecil apapun. Jika ditangan petani milenial harus bisa dikembangkan, salah satunya dengan hydroponic dan dengan teknologi yang ada.

Baca Juga:

Lantik Lima Kepala Daerah, Ridwan Kamil Sampaikan Tiga Pesan Ini

Ketua PBNU: Masalah Sampah Tak Cukup Diurus Satu Direktorat, Perlu Dikaji



"Visi kedua, petani milenial harus jadi pelopor. Diharapkan, mereka bisa merangsang calon-calon petani muda lainnya, jangan harus kerja di pabrik saja," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Witono, di Kabupaten Cirebon sendiri sudah terbentuk 53 kelompok petani milenial atau taruna tani.

"Rencananya, kalau tidak ada pandemi Covid-19, kamai akan membentuk 37 kelompok petani milenial lagi. Sehingga, jumlahnya genap 90 kelompok petani milenial," tutupnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Petani Milenial Pertanian Petani Distan Kabupaten Cirebon Jabarnews Berita Jawa Barat Berita terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Jelang HUT Kostrad ke-60, TNI di Purwakarta Donor Darah

Inilah Keenam Pemain Volly SMA Karasuno Dalam Anime Haikyuu Season 4

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi