Paling Ditunggu, Mahfud MD Bakal Buka Semua Soal Kematian Enam Laskar FPI

Semua laporan Komnas HAM tidak akan ditutup-tutupi dan akan dibuka dalam persidangan

Menkopolhukam, Mahfud MD (Foto: Suara)

JABARNEWS | JAKARTA - Hasil investigasi Komnas HAM bahwa anggota laskar FPI membawa senjata api dan senjata rakitan, demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Menurut Mahfud MD, kelompok sipil sesuai undang-undang dilarang membawa senjata baik senjata api maupun tajam.

Baca Juga:

Habib Rizieq Terseret Masalah Lagi, PTPN VIII Laporkan ke Bareskrim

Beredar Narasi Habib Rizieq Sakit Karena Diracun, Ini Faktanya



"Ada kelompok sipil yang membawa senjata api, senjata rakitan, dan senjata tajam yang dilarang undang-undang. Itu sudah ada gambarnya semua," kata Mahfud MD dikutip dari Antara, Kamis (14/1/2021).

Isi laporan Komnas HAM, kata dia, baku tembak terjadi karena adanya provokasi dari laskar yakni komando untuk menabrak mobil polisi.

"Laporan Komnas HAM, seumpama aparat tidak dipancing, tidak akan terjadi. Karena Habib Rizieq-nya jauh. Tapi ada komando tunggu aja di situ, bawa putar putar, pepet, tabrak dan sebagainya. Komando suara rekamannya," terangnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Menkopolhukam Mahfud MD Komnas HAM Kematian Laskar FPI FPI Front Pembela Islam Laskar FPI Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi