Kebijakan Baru Presiden Joko Widodo: Bakal Didik Warga Untuk Cegah Terorisme

Dinilai perlu optimalisasi peran pemolisian masyarakat

Ilustrasi (Foto: net)

JABARNEWS | JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021 untuk mengantisipasi aksi ekstrimisme hingga terorisme di Indonesia.

Dalam Pasal 2 ayat (2) Perpres tersebut, Presiden Joko Widodo berfokus pada meningkatkan perlindungan hak atas rasa aman warga negara dari ancaman ekstremisme dan terorisme.

Baca Juga:

Solusi Macet, Pembangunan Jalur Puncak II Akan Dilanjutkan

Polres Sumedang Sita Ratusan Liter Misras Oplosan yang Sudah Dikemas Siap Edar



Untuk mencapai tujuan tersebut, Presiden Jokowi telah menyiapkan tiga langkah, yaitu; Pencegahan (kesiapsiagaan, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi), Penegakan Hukum, Pelindungan Saksi dan Korban dan Penguatan Kerangka Legislasi Nasional. Serta, Kemitraan dan Kerja Sama Internasional.

Dari strategi pencegahan, salah satu fokus capaian RAN PE yakni meningkatkan daya tahan kelompok rentan untuk terhindar dari tindakan ekstremisme dan terorisme (kontra radikalisasi). Untuk itu, dinilai perlu optimalisasi peran pemolisian masyarakat (Polmas).

"Pelatihan pemolisian masyarakat yang mendukung upaya pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme," isi lampiran Perpres 7/2021 dikutip Jabarnews pada Sabtu (16/1/2021).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Presiden Joko Widodo Jokowi Terorisme Ekstremisme Warga Jabarnews Berita Jawa Barat

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Satgas Covid-19: Jangan Lelah Terapkan Protokol Kesehatan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi