Satpol PP Kota Bandung: Pelanggar PSBB Proporsional Mayoritas Badan Usaha

Pelanggaran sebagian besar 80 persen badan usaha.

Satpol PP Kota Bandung saat di kawasan Jalan L.L.R.E. Martadinata Kota Bandung. (Foto: Dok. Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melaporkan bahwa 80 persen pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional pada berasal dari badan usaha seperti tempat hiburan, restoran, cafe dan rumah makan.

"Pelanggaran sebagian besar 80 persen badan usaha, ada juga tempat hiburan, restoran, cafe dan rumah makan," kata Kabid Penegakan Produk Hukum Satpol PP Kota Bandung Idris Uswendi di Bandung, Minggu (17/1/2021).

Baca Juga:

Unpad Uji Klinis Vaksin Covid-19 Produksi Anhui, Perlu Banyak Relawan

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Cianjur Ini Janji Akan Bantu Keluarga Sobari



Dia menjelaskan, pelanggaran tersebut terhitung sejak awal Januari 2021. Adapun uang denda yang terkumpul dari para pelanggar protokol kesehatan tersebut senilai Rp8 juta.

"Secara global, Januari sekitar Rp 8 juta denda administrasi terhadap pelanggar PSBB proporsional," jelasnya.

Idris mengungkapkan bahwa pelanggaran yang banyak dilakukan yaitu badan usaha beroperasi sebelum waktu yang sudah ditentukan di peraturan Walikota Bandung No 1 tahun 2021. Selain itu, lanjut dia, terdapat badan usaha yang beroperasi melebih waktu yang ditentukan dan juga badan usaha yang belum diperbolehkan buka namun nekat beroperasi seperti spa.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PSBB Proporsional Pelanggaran Protokol Kesehatan Satpol PP Kota Bandung Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Abu Vulkanik Gunung Sinabung Ancam Pertanian Warga Karo

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi