Live Stream Bandung 132 TV


Ridwan Kamil Geram, Pasien Covid-19 Meninggal Di Taksi Karena Ditolak 10 RS

Dalam penanganan pasien Covid-19, semua pihak harus mengutamakan kemanusiaan

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Foto: Net)

Dia menilai, terdapat kesalahan yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok dalam menganalisa tingkat keparahan pasien, termasuk menempatkan skala prioritas dalam penanganan pasien.

"Seharusnya tidak terjadi karena gugus tugas harus memprioritaskan dan menganalisa keparahan pasien. Jadi, ada analisa yang tidak tepat karena kalau dia sampai kayak gitu berarti kan parah. Jadi, evaluasi untuk (Satgas Penanganan Covid-19) Kota Depok," tegas Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Kota Bandung, Senin (18/1/2021).

Baca Juga:

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Bandung Barat Masih Sangat Rendah

Dedi Mulyadi Bereaksi Keras Atas Perusakan Hutan Yang Bikin Orang Baduy Nagis



Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menekankan, dalam penanganan pasien Covid-19, semua pihak harus mengutamakan kemanusiaan. Jika RS di Depok penuh, pasien bergejala sedang maupun berat harus segera dirujuk ke RS di kabupaten/kota lain, agar dapat segera ditangani.

"Itulah kenapa (pasien) yang ngisi RS di Bandung itu kan bukan hanya warga Bandung, tapi dari mana-mana. Kita gak melarang, Depok juga (seharusnya) sama," katanya seraya berharap kasus jadi pelajaran bagi semua pihak.

"Jadi kalau di Depok ada kendala, bukan tidak serta merta tidak bisa di tempat lain," tandasnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Gubernur Jabar Satgas Covid-19 Jabar Ridwan Kamil Emil Pasien Covid-19 Satgas Covid-19 Kota Depok Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi