Live Stream Bandung 132 TV


Syaiful Huda Bela Guru Honorer Agar Bisa Diangkat ASN

Bagi saya pengangkatan sejuta guru honorer merupakan langkah diskresi.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. (Foto: istimewa)

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan alasan pemerintah jika formasi guru tidak ditiadakan dalam rekruitmen CPNS di tahun 2021 karena ada rekruitmen sejuta guru honorer untuk menjadi PPPK tidak bisa diterima.

"Para guru harus tetap mempunyai hak yang sama seperti dokter, tenaga kesehatan, akuntan, diplomat, dan profesi lain untuk diangkat sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN) dari jalus PNS,” ujar Syaiful Huda, usai rapat kerja bersama Kemenpan RB, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri, di Kompleks Parlemen, Senin (18/1/2020).

Baca Juga:

Tiga Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi, Diantaranya Konsumsi Makanan Kaya Serat

Gawat! Tempat Tidur Pasien Covid-19 di 11 RS Cirebon Hampir Penuh



Dia menjelaskan ada perbedaan konteks antara rekruitmen CPNS untuk guru dan rekruitmen PPPK untuk sejuta guru honorer. Rekruitmen CPNS untuk guru merupakan hak bagi para calon pendidik untuk bersaing mendapatkan kursi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jalur PNS.

Sedangkan rekruitmen PPPK untuk sejuta guru honorer merupakan langkah terobosan untuk memastikan kesejahteraan bagi para guru yang telah lama mengabdi tanpa ada imbal kesejahteraan yang memadai.

“Bagi saya pengangkatan sejuta guru honorer merupakan langkah diskresi untuk memecahkan ketidakjelasan nasib guru honorer yang telah lama mengabdi. Tidak adil kemudian langkah diskresi ini harus dibayar dengan penutupan kesempatan bagi calon pendidik lain untuk mendapatkan kursi PNS,” katanya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Syaiful Huda DPR RI ASN PNS CPNS jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Soal Sistem BLUD, Ini Kata Anggota Komisi II DPRD Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi