Live Stream Bandung 132 TV


Dedi Mulyadi: 17 Hektar Kebun dan Tambang Ilegal, Rugikan Negara Ratusan Triliun

Harus ada langkah penanganan hukum. Itu diperlukan tangan-tangan kuat dari negara.

Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi ( Fofo: Istimewa)

JABARNEWS I JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi Dedi mengatakan, sudah saatnya negara mengambil langkah tegas dan berani untuk mengambil tindakan hukum atas kasus kebun dan tambang ilegal yang jumlahnya fantastis, yakni mencapai 17 juta hektar.

Menurut Dedi, negara harus bertindak cepat untuk menyelamatkan hutan yang digunakan untuk areal perkebunan dan pertambangan secara ilegal.

Baca Juga:

Biografi R.A. Kartini, Sosok Inspiratif Kaum Perempuan

Tanpa Dicicil, THR PNS Dibayarkan H-10 Lebaran



"Jangan sampai kerugian dibiarkan. Negara rugi dua kali, sementara mereka menikmati hasil kebun dan tambang ilegal. Harus ada langkah penanganan hukum. Itu diperlukan tangan-tangan kuat dari negara," kata Dedi via sambungan telepon, Selasa (19/1/2020).

Sebelumnya, Komisi IV DPR mengungkapkan kebun dan pertambangan ilegal di hutan Indonesia masing-masing mencapai sekitar 8,4 juta hektar dan 8,7 juta hektar. Dari jumlah itu, negara dirugikan hingga ratusan triliun.

Dedi menjelaskan, kebun dan tambang ilegal itu tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Dedi Mulyadi DPR RI Hutan Ilegal Penambangan Ilegar Pemerintah Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Pemkab Cirebon Targetkan Bebas Perilaku ODF di Tahun 2024

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi