Live Stream Bandung 132 TV


Benarkah Donor Plasma Darah Dapat Sembuhkan Pasien Covid-19? Begini Penjelasannya

Berdasarkan penelitian, plasma darah dapat meningkatkan angka kesembuhan pasien positif dengan derajat berat 95 persen sembuh.

Petugas medis memeriksa kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh Covid-19 di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8/2020). (Foto: Antara).

"Pertama karena mereka tidak tahu. Kedua, ada yang masih ogah untuk ke PMI. Kita tidak bisa memaksa, donor sifatnya hanya sukarela, apalagi kita kasih nomor hape penyintas tanpa izin," tuturnya.

"Ketiga, stigma pun menjadi salah satu pertimbangan. Karena ada stigma ini penyintas banyak yang merasa malu atau tidak mau ditampilkan jika mendaftar (jadi pendonor plasma), nanti takut dikucilkan," tambahnya.

Baca Juga:

Ini Pesan Bupati Cianjur Untuk Wisatawan Lokal Selama Libur Lebaran

Liburan Lebaran Di Tempat Wisata Leuwi Korsi Garut



Rendahnya donor plasma pun dapat disebabkan banyak penyintas yang sebetulnya sudah bersedia jadi pendonor, tapi setelah dites kesehatan ternyata tidak memenuhi syarat. Contohnya, saat positif yang bersangkutan terkategori orang tanpa gejala, atau perempuan yang pernah hamil.

"Perempuan yang pernah hamil itu punya antigen HLA dan HNA, kalau plasma darahnya didonorkan akan terjadi penolakan dari penerima," ungkapnya.

Ariani menyambut baik ide bahwa kepala daerah dan pejabat publik penyintas Covid-19, mau mendonorkan plasma darahnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Donor Plasma Darah Terapi Plasma Konvalesen Penyitas Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Pendakian Ke Tempat Wisata TNGGP Ditutup, Ada Apa?

Kakorlantas Sebut Penyekatan Sangat Efektif, Ini Alasannya

Vaksinasi Di Indramayu Akan Kembali Dilanjutkan, Ini Tanggalnya

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi