Live Stream Bandung 132 TV


Provinsi Jabar Masuk Kawasan Rawan Bencana, BPBD Minta Masyarakat Waspada

Kewaspadaan dan kesadaran masyarakat amat krusial menekan korban jiwa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar Dani Ramdan. (Foto: Humas Pemprov Jabar).

JABARNEWS | BANDUNG - Provinsi Jawa Barat masuk de dalam kawasan rawan bencana, semua jenis kebencanaan, mulai dari banjir, longsor, gempa bumi, sampai tsunami, berpotensi terjadi. 

Dari 27 kabupaten/kota, 14 daerah masuk kategori risiko bencana tinggi dan 13 daerah berisiko bencana sedang. Itu artinya, tidak ada daerah di Jabar yang masuk kategori risiko bencana rendah. 

Baca Juga:

Ratusan Warga Binaan Ikuti Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Lapas Purwakarta

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Firdaus Lakukan Penyekatan



Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar Dani Ramdan menyatakan, pihaknya sudah menyusun kajian risiko bencana dan peta rawan bencana sampai ke tingkat desa. Hal itu dilakukan agar masyarakat memahami kondisi kebencanaan di lingkungannya. Pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk tetap waspada amat krusial. 

"Hanya gempa yang tidak bisa diprediksi kapan dan di mana terjadi. Tapi kalau banjir, kita lihat dari kondisi alam termasuk banjir rob karena air laut yang naik. Sedangkan, tsunami dan gempa tidak bisa diprediksi," kata Dani di Bandung, Selasa (19/1/2021).

Setelah peta rawan bencana disusun, lanjut dia, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana penanggulangan bencana (RPB) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Dari RPB itu, rencana kontinjensi jenis kebencanaan untuk setiap kabupaten/kota dapat disusun. 
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Jabar Rawan Bencana BPBD Jabar Bencana Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi