Arsitektur Metabolisme, Solusi Ruang pada Masa Pandemi

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Penulis: Hasya Arwa A (Universitas Katolik Parahyangan)

Sejak pemberlakuan kebijakan stay at home sekitar bulan Juli 2020 lalu, pemerintah akhirnya memperbolehkan beberapa sektor untuk melaksanakan kegiatannya secara tatap muka, tetapi tetap menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. dengan menjaga jarak sekitar satu meter dengan orang lain, menghindari kerumunan atau tempat indoor.

Baca Juga:

Tiga Jenis Pakai Rajut Wanita Yang Trend Di Tahun 2021

Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah Warga di Kandanghaur Indramayu



Jika terpaksa berkumpul di ruang tertutup hendaknya menambah ventilasi alami di ruang tersebut (WHO, 2019). Protokol ini penting untuk menekan angka penyebaran virus, mengingat banyaknya kegiatan yang harus tetap berjalan dalam kondisi di tengah pandemi. Namun, hal ini menciptakan batasan dalam kegiatan manusia yang berdampak pada kebutuhan ruang.

Hampir seluruh bangunan yang ada sekarang, terutama di Indonesia kurang mendukung kondisi pandemi. Selain itu, keterbukaan ruang dan jalur sirkulasi pergerakan yang semula mendorong penggunanya untuk bersosialisasi dan berkumpul kini harus disesuaikan. 

Di sinilah arsitektur menjalankan perannya untuk memberikan solusi berupa konsep ruang yang dapat menampung aktivitas seperti biasa, tetapi dapat menjalankan protokol kesehatan.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Metabolisme Kesehatan Tubuh Pandemi Covid-19 Tips Sehat Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi