Terjerat Kasus Korupsi, Ketua Inkindo Sumut Pendi Sibayang Ditangkap

Terkait kasus korupsi dengan nilai proyek sebesar Rp1,4 Milyar TA.2012 BPBD Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Inkindo Sumatera Utara, Pendi Sibayang ditangkap tim Intelijen Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait kasus korupsi, Rabu (20/1/2021) malam.(Foto: Putra/JabarNews)

JABARNEWS | MEDAN - Ketua Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumatera Utara, Pendi Sibayang ditangkap tim tangkap buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di rumahnya Jalan Bunga Wijaya Kesuma XVI Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (20/1/2021) malam.

Kajati Sumut IBN Wiswantanu melalui Asintel Kejatisu Dr Dwi Setyo Budi Utomo membenarkan penangkapan Pendi Sibayang terkait kasus pidana korupsi dalam pembuatan Peta Rawan Bencana Tingkat Kabupaten di Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat.

Baca Juga:

Heboh, Ruko Jalan Nibung Raya Medan Mendadak Terbakar

Dua Rumah di Medan Hangus Terbakar, Penghuni Tewas Terpanggang



“Terkait kasus korupsi dengan nilai proyek sebesar Rp1,4 miliar (satu koma empat milyar rupiah) TA.2012 pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara," katanya, Kamis (21/1/2021).

Dia menyebut, Pendi Sibayang selaku Direktur Utama PT Pemutar Argeo Consultan Enginering terkait kasus pidana korupsi sempat masuk daftar pencarian orang (DPO). Saat ditangkap terpidana tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Kantor Kejati Sumatera Utara untuk proses administrasi.

“Terpidana kini menjalani proses administrasi di kantor Kejati Sumatera Utara,” ungkap Dr Dwi Setyo Budi Utomo.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kasus Korupsi Korupsi Korupsi Proyek Pendi Sibayang Inkindo PT Pemutar Argeo Consultan Enginering Medan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Danau Toba Kembali Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 2,1

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi