Wow, Limbah Medis dari 13 Puskesmas di Cimahi Lebih dari 5 Ton

Limbah medis yang terkumpul sepanjang tahun lalu didominasi sisa penanganan COVID-19.

Ilustrasi- Limbah medis. (Foto: Pixabay/alexroma)

JABARNEWS | CIMAHI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mencatat, sepanjang tahun 2020 terdapat limbah medis infeksius yang dihasilkan dari 13 puskesmas mencapai lebih dari 5 ton.

"Sepanjang tahun 2020 dari Januari sampai Desember, total limbah medisnya mencapai 5.371,40 kg," kata Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cimahi Dikke Suseno didampingi Kepala Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Cimahi Sustiyanti Pusporini, Senin (25/1/2021).

Baca Juga:

Kampung Paten Sitiur Tomuan Diharapkan Bisa Atasi Krisis Ekonomi Di Tengah Pandemi

Video: Gempa 5,0 Magnitudo Telah Guncang Maluku Tenggara Barat



Dia mengatakan, limbah medis yang terkumpul sepanjang tahun lalu didominasi sisa penanganan COVID-19. Seperti Alat Pelindung Diri (APD), dari mulai hazmat, masker dan sebagainya, kemudian ada juga bekas alat swab test dan rapid test.

"Sebagian besar memang medis COVID-19, karena pelayanan sekarang kan pakai APD untuk menjaga. Jadi masuklah ke golongan limbah COVID-19," jelasnya.

Diakuinya, sejak adanya pandemi COVID-19 atau virus korona memang ada peningkatan volume limbah medis. Apalagi di Kota Cimahi kerap dilakukan swab dan dan rapid test massal. Sehingga penggunaan APD dan alat kesehatan lainnya lebih banyak.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Limbah Medis Infeksius Dinkes Kota Cimahi Limbah Puskesmas Limbah Medis Limbah Penanganan Covid-19 Cimahi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Ulang Tahun Covid-19, Ridwan Kamil: Semoga Pendek Umur

Satgas Evaluasi Temuan Varian Baru Covid-19 di Indonesia

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi