JMN Channel


Dalami Kasus Suap Banprov Indramayu, KPK Cecar Wakil Ketua DPRD Jabar

Ade Barkah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: net)

JABARNEWS | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Wakil Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar) Ade Barkah Surahman soal aliran suap dalam pengurusan dana bantuan provinsi (banprov) kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017–2019. Ade yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar tersebut diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim (ARM).

”Didalami adanya dugaan aliran sejumlah uang yang diterima tersangka ARM serta mengalir juga ke beberapa pihak yang terkait dengan perkara ini,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri seperti dilansir dari Antara di Jakarta.

Baca Juga:

DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat

Hidupi Dua Istri dari Hasil Korupsi Dana Desa, Kades di Garut Buron



Selain itu, kata Ali, penyidik juga mendalami pengetahuan saksi Ade terkait proses pengajuan aspirasi dari anggota DPRD mengenai anggaran banprov tersebut.

Sebelumnya pada Selasa (26/1), tujuh saksi yang diperiksa terdiri atas lima anggota DPRD Jabar 2019–2024, yaitu Eryani Sulam, Almaida Rosa Putra, Dadang Kurniawan, Lina Ruslinawati, dan M. Hasbullah Rahmat, serta dua mantan anggota DPRD Jabar 2014–2019 Ganiwati dan Siti Aisyah Tuti Handayani, juga dikonfirmasi perihal aliran suap tersebut.

KPK pada 16 November 2020 telah menetapkan Rozaq sebagai tersangka kasus suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun 2019. Pengungkapan itu merupakan pengembangan dari kasus suap terkait pengurusan dana banprov kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017–2019.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : KPK Korupsi Banprov Indramayu Ade Barkah DPRD Jabarm Suap Banprov Jabarnews berita Jawa barat Berita Terkiini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi