JMN Channel


Budi Budiman Dituntut Dua Tahun Penjara, Pengacara Akan Ajukan Nota Keberatan

Kita akan mengajukan keberatan, alasannya apa? Karena dalam fakta persidangan pun sangat jelas, klien kami dipaksa oleh Ketum PPP saat itu.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman. (Foto: Merdeka).

JABARNEWS | BANDUNG - Ketua Tim Pengacara Budi Budiman, Bambang Lesmana mengatakan keberatan atas putusan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut Walikota Tasikmalaya nonaktif Budi Budiman dua tahun dan denda Rp250 juta. Oleh karena itu, pihaknya akan mengajukan nota keberatan.

"Di sidang tadi, majelis hakim memberikan kesempatan kepada kuasa hukum. Sesuai hukum acara apakah akan mengajukan nota keberatan dan pembelaan atau tidak," kata Bambang, Rabu (10/1/2021).

Baca Juga:

DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat

Hidupi Dua Istri dari Hasil Korupsi Dana Desa, Kades di Garut Buron



Dia menjelaskan bahwa pihaknya menyatakan akan mengambil opsi tersebut. Ada waktu satu pekan untuk pengajuan nota tersebut.

"Kita akan mengajukan keberatan, alasannya apa? Karena dalam fakta persidangan pun sangat jelas, klien kami dipaksa oleh Ketum PPP saat itu," jelasnya.

Bahkan, lanjut dia, dalam fakta persidangan juga tidak pernah sekalipun menjanjikan apapun kepada staf Kementerian Keuangan RI ketika dana insentif daerah (DID) turun. “Karena terus-terusan ditagih, tuh anggaran sudah cair, cepat selesaikan (ke Kementerian), klien kami ditagih lebih dari satu kali," ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Budi Budiman Pengacara Nota Keberatan Suap Korupsi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi