JMN Channel


Seorang Kades Di Cianjur Dilaporkan Warganya Ke Polisi, Diduga Potong Bantuan Covid-19

Polisi masih mengumpulkan sejumlah barang bukti yang kuat untuk mengembangkan kasus tersebut

Warga menunjukkan laporan ke polisi soal dugaan pemotongan bantuan Covid-19 di Desa Parakan Tugu, Cianjur. (Foto: INews)

JABARNEWS | CIANJUR - Seorang Kepala Desa (Kades) Parakan Tugu, Kecamatan Cijati, Cianjur, dilaporkan warganya secara massal ke Satreskrim Polres Cianjur atas dugaan adanya pemotongan bantuan Covid-19 untuk warga Kampung Sala Jambe.

Salah satu warga bernama Andri Andriansyah menjelaskan, dirinya bersama puluhan warga yang lain mewakili 170 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Covid-19 mengaku kesal dengan tindakan Kades Parakan Tugu karena telah memotong bantuan yang bersumber dari anggaran dana desa.

Baca Juga:

Hidupi Dua Istri dari Hasil Korupsi Dana Desa, Kades di Garut Buron

Dinkes Cianjur Tingkatkan Penelusuran Covid-19, Angka Penularan Tinggi



Diterangkannya, pemotongan bantuan Covid-19 tersebut variatif mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1,2 juta dan dilakukan setiap kali ada pencairan.

"Alasannya untuk administrasi dan pajak. Pemotongan sudah terjadi sejak 2020 lalu. Ada videonya kades memerintahkan RT dan RW memotong bantuan itu," ujar perwakilan warga, Andri Andriansyah dilansir dari INews, Kamis (11/2/2021).

Sebelum mencairkan kata Andri, kades mengumpulkan semua petugas RT dan RW setempat untuk menandatangani kesepakatan pemeotongan uang bantuan Covid-19. Namun, kesepakatan itu mendapat penolakan dari RT dan RW dan Kades tetap melakukan itu.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kades Kepala Desa Bantuan Covid-19 Dana Desa Polisi Cianjur Korupsi Polres Cianjur Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

KPK Sebut Prilaku Suap Masih Jadi Modus Utama Pelaku Usaha

Wisata Curug Aki Toto Cianjur, Surga Tersembunyi Bagi Para Pelancong

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi