Live Stream Bandung 132 TV


Berikut Beberapa Kisah Sate Maranggi Sebagai Makanan Khas Purwakarta

Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa di katakan bahwa Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.

Ilustrasi (Foto: jejakpiknik.com)

JABARNEWS | BANDUNG - Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam. Dan uniknya setiap jenis sate memiliki kelezatan khasnya masing-masing yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda.

Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa di katakan bahwa Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer. Dahulu Sate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Kabupaten Purwakarta. Menurut sejarahnya, Sate Maranggi memiliki filosofi "Tiga Daging Setusuk" sama seperti Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda.

Baca Juga:

Liburan Lebaran ke Perairan, Ini Imbauan Satpolair Polres Purwakarta

Pantai Cemara Udang Cianjur Diserbu Wisatawan Lokal



Hal tersebut merupakan sebab mengapa sate maranggi hanya berisi tiga daging dalam satu tusuknya. Namun, apabila kita mengulik tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.

Kisah yang pertama. Sate Maranggi merupakan hasil asimilasi budaya Indonesia dan Tiongkok. Menurut salah satu Chef yang bernama Haryo Pramoe, Sate Maranggi dibawa oleh pedagang dari Cina yang menetap di daerah Jawa Barat. Awalnya, Sate Maranggi dibuat dengan daging babi.

Namun, ketika ajaran Islam mulai masuk, Sate Maranggi tidak lagi menggunakan daging babi, melainkan digantikan dengan daging sapi. Sejarah Sate Maranggi ini bisa dilihat dari bumbu rempah Sate Maranggi yang sama dengan bumbu yang digunakan pada dendeng daging babi dan dendeng ayam, yang dijual di Cina.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Sate maranggi Makanan Khas Purwakarta Kuliner Purwakarta Dedi Mulyadi Plered Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal

berita terkait

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Tebing Tinggi

Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Ditutup, Ini Kata GPK Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi