Melawan Lupa! Ini Peran Gus Dur Dalam Perayaan Imlek di Tanah Air

Karikatur Dodi Budiana/JabarNews

KARIKATUR - Sosok Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau yang kerap disapa Gus Dur mempunyai andil besar dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia. Sebelumnya pada era Orde Baru di bawah pimpinan Presiden Soeharto, masyarakat etnis Tionghoa di tanah air dilarang merayakan Imlek secara terbuka.

Larangan tersebut tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 1867 tentang Agama, kepercayaan, dan adat istiadat China. Beberapa tahun kemudian pada masa kepemimpinan Gus Dur dilakukan perubahan.

Baca Juga:

Insan Pers Apresiasi Pemerintah, Wartawan Lebih Awal Dapat Vaksin Covid

Kabar Baik, Melalui PP 16 Tahun 2021 Presiden Jokowi Hapus IMB



Gus Dur mengambil keputusan tegas dengan mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967, yang kemudian diterbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2000 pada 17 Januari 2000. Dengan Keppres tersebut masyarakat Tionghoa akhirnya dapat merayakan Imlek secara terbuka di wilayah tanah air.

Beberapa acara seperti pagelaran Barongsai, parade ataupun beberapa kegiatan masyarakat Tionghoa di tanah air saat perayaan Imlek bisa dijumpai, hingga menjadi pendapatan dari sektor pariwisata. (Dod)
Tags : Gus Dur Imlek Tanah Air Orde Baru Tahun Baru Imlek Presiden Karikatur Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Hari Pertama Konferensi Internasional Ika Unpad, Ini Hasilnya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi