Mencetak Generasi Terbaik Butuh Sistem Terbaik

Nita Nur Elipah (Foto: Istimewa)

Penulis: Nita Nur Elipah

Analis Kepegawaian Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel Andi Syaifullah mengatakan, kebijakan penempatan guru beragama kristen di sekolah islam atau madrasah sejalan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Republik Indonesia.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Luncurkan Perangko Seri Vaksinasi Nasional Covid-19

Tiga Jenis Pakai Rajut Wanita Yang Trend Di Tahun 2021



Tentang pengangkatan guru madrasah khususnya pada Bab VI pasal 30. PMA nomor 90 tahun 2013 telah diperbaharui dengan PMA nomor 60 tahun 2015 dan PMA nomor 66 tahun 2016, dimana pada Bab VI pasal 30 dicantumkan tentang standar kualifikasi umum calon guru madrasah (khususnya pada poin a), yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Tidak disebutkan bahwa harus beragama islam," terang Andi Syaifullah, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Sabtu 30 Januari 2021.

"Kan guru non muslim yang ditempatkan di madrasah ini akan mengajarkan mata pelajaran umum, bukan pelajaran agama. Jadi saya pikir tidak ada masalah. Bahkan ini salah satu manifestasi dari moderasi beragama, dimana islam tidak menjadi ekslusif bagi agama lainnya," ungkapnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Generasi Terbaik Indonesia Pendidikan Indonesai Kemenag Sistem Pendidikan Indonesia Jabarnews Berita Jaw Barat Berita Terkini

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah Warga di Kandanghaur Indramayu

PGRI Sebut Guru di Indonesia Antusias Terima Vaksin Covid-19

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi