Live Stream Bandung 132 TV


Berantas Buzzer Penyebar Hoax, Komisi I DPR Akan Revisi UU ITE

Revisi tersebut dinilai menjadi langkah memperkuat peran negara memberantas buzzer penyebar hoax.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan. (Foto: Dok. DPR RI).

JABARNEWS | JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta DPR RI merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) nomor 11/2008 untuk menghapus pasal karet dan menciptakan rasa berkeadilan kepada kelompok maupun individu.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan mengaku sepakat dengan usulan revisi tersebut. Bahkan, revisi tersebut dinilai menjadi langkah memperkuat peran negara memberantas buzzer penyebar hoax.

Baca Juga:

Waspada, Tiga Jenis Penyakit Kulit Ini Bisa Intai Anak Kalian

Kasus Covid-19 Meningkat, Uji Coba PTM Kota Bogor Dihentikan



"Kami sangat terbuka pada ide merevisi UU ITE karena memang UU ITE ini sudah berusia 13 tahun, saatnya disesuaikan dengan perkembangan zaman dan memberantas hoax dan ujaran kebencian," kata Farhan dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/2/2021).

Menurutnya, UU ITE harus menjadi pembatas sekaligus filter bagi pemberi kritik yang konstruktif agar tidak menjadi salah paham yang berujung ke ranah hukum. "UU ITE bagaimanapun harus menjadi pagar dan otokritik bagi kita semua dalam memanfaatkan media digital sebagai media kebebasan berekspresi," terangnya.

Tidak hanya itu, UU ITE yang baru harus mampu menjadi acuan bagi masyarakat yang aktif bermedia sosial harus berperan aktif dalam menciptakan arus informasi tanpa menggunakan bahasa-bahasa tercela hingga merusak nama baik individu.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Buzzer Hoax Komisi I DPR UU ITE Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Pelatih Persib: Piala Walikota Solo, Saya Akan Bawa Natshir

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi