aqua

Penegak Hukum Diminta Usut Dugaan Tipikor Rutilahu di Purwakarta

Program rehab rutilahu yang diduga terjadinya korupsi tersebut berasal dari anggaran Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2019.

Ilustrasi rehab rutilahu. (Foto: RRI)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Penegak hukum diminta untuk menyelidiki adanya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada bantuan dana untuk program rehab rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah Kabupaten Purwakarta.

"Kami minta pihak penegak hukum untuk secepatnya mengusut dugaan kasut tersebut," kata Sekjen Manggala Garuda Putih (MGP) Purwakarta Cep Rachmat Mulia saat diwawancarai, Jum'at (22/11/2019).

Baca Juga:

Yuk, Baca Ini Agar Tidak Gagal Paham Soal Persidangan Daring

HNW Kecam Sikap Presiden Prancis Biarkan Penistaan Nabi Muhammad SAW



Cep menjelaskan, program rehab rutilahu yang diduga terjadinya korupsi tersebut berasal dari anggaran Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2019. Dimana dalam pelaksanannya di Purwakarta diduga banyak penyimpangan terjadi.

Dugaan korupsi tersebut karena diduga adanya cashback dari toko bangunan dengan jumlah yang cukup besar. Cashback ini ditarik setelah pihak toko bangunan menerima transfer atas pembelian material untuk rumah yang akan direhab.

Saat dana sudah ditransferkan ke toko bangunan, harus menyetorkan kembali (cashback) kepada seseorang. Angkanya variatif mencapai puluhan juta.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Korupsi Rutilahu Distarkim Purwakarta Dugaan Korupsi Pemprov Jabar Penegak Hukum Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Purwakarta

berita terkait

Ada Bantuan untuk UMKM dari Facebook, Ini Cara Dapatkannya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi